Senin, 15 Des 2025
Nasional

Makna Semangat Idul Adha

Idul Adha 1446 H kembali hadir sebagai momen suci yang penuh makna bagi umat Islam di seluruh dunia. Hari raya ini, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, tepat setelah puncak ibadah haji di Arafah.

Idul Adha memiliki akar sejarah yang kuat dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. Ketika Nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya sebagai bentuk ketaatan, beliau menjalankan perintah tersebut dengan penuh keikhlasan. Namun, Allah mengganti Ismail dengan seekor hewan sebagai bentuk penghargaan atas ketakwaannya.

Kisah ini menjadi simbol keimanan, keikhlasan, dan pengorbanan nilai-nilai utama yang diangkat setiap Idul Adha. Umat Islam memperingatinya dengan melaksanakan salat Id dan menyembelih hewan kurban sebagai bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah SWT.

Selain nilai spiritual, Idul Adha juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan solidaritas sosial. Daging kurban dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan terutama kepada mereka yang kurang mampu. Semangat berbagi inilah yang memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarsesama.

Tahun ini, Idul Adha 1446 H jatuh pada 6 Juni 2025. Umat Islam di seluruh dunia diharapkan tidak hanya merayakannya dengan seremonial, tapi juga memperkuat niat dan makna di balik setiap ibadah yang dilakukan.

Bagi yang belum mampu berkurban, Idul Adha tetap bisa menjadi ajang untuk memperbanyak amal, mempererat silaturahmi, dan menghidupkan semangat gotong royong di lingkungan sekitar. (ASH).



Baca Juga